Minggu, 24 Februari 2013


TUGAS  KELOMPOK
DRAMA KARYA XI IPS 1
Pemeran :
1.      ABDUL RAHMAN WAHID ( TENTARA BELANDA )
2.      ASRIADI ( TENTARA INDONESIA )
3.      MULTAZAM ( TENTARA INDONESIA )
4.      MUH.IHSAN ( TENTARA INDONESIA )
5.      RAHMATULLAH ( PENGAWAL TENTARA BELANDA )

KEMERDEKAAN YANG ABADI
Awal kisah diceritakan tentara Belanda akan memasuki wilayah Indonesia untuk menjajajah kembali.Sebelum tentara Belanda meyerbu Indonesia mereka mengerim 2 tentara Belanda untuk menyelidiki kondisi wilayah Indonesia. ( Berangkat dengan menggunakan ransel )
Setelah sampai di Indonesia tentara Belanda disambut dengan baik oleh masyarakat setempat. Tentara Belanda tiba dirumah Multazam ( Tentara Belanda masuk dan berjabak tangan dengan Mulk)
Rahman               :               Hy . . . Selamat sore

Mulk                   :               Ya . . . Selamat sore

Rahman               :               Bisakah saya istrahat di rumah anda ?

Mulk                :               Ya boleh dengan senang hati ( sambil merajuk tangan dan mempersilahkan duduk)

( Mulk menjauh dari tentara Belanda dan menelpon tentara Indonesia )

Mulk                     :               Halo Pak Komandan . . . !!!!!

Asriadi                  :               Yach Halo, ada  apa ?

Mulk                     :               Pak saya menerima tamu tentara Belanda.

Asriadi                  :               (Kaget dan Terkejut) Apa ? Bangsat,kenapa kamu terima tamu dari Belanda ? Dia akan menjajah Negara kita lagi.

Mulk                     :               Ahh… ini tidak bisa dibiarkan pak, sekarang juga bapak harus kesini.

Asriadi                  :               Baik, Sekarang juga saya akan berangkat kesitu.(Asriadi berangkat dengan membawa prajurit yang bernama Ihsan )

Singkat cerita, Tentara Indonesia Asriadi dan Ikhsan tiba di tempat dan langsung marah dan menendang kursi yang ada didekatnya.

Asriadi                  :               Mana Tentara Belanda bangsat itu ? 

Tentara Belanda dan 1 pengawalnya berdiri .

Rahman               :               Ada apa pak ? Kenapa datang langsung marah-marah ?

Asriadi                  :               Aku tahu maksud busukmu datang ke Indonesia  , kamu akan menjajah lagi Negara kami. ( Emosi yg sangat tinggi )

Tentara Belanda Rahmatullah emosi dan mengangkat senjata lalu menembak tentara Indonesia yang bernama Ikhsan. Ikhsan terkena tembakan dan nyawa tidak bisa diselamatkan lagi. Lalu Asriadi dan Mulk langsung teriak dan menolong Ihsan kemudian memindahkan ke tempat yang aman.

Asriadi dan Mulk :            Ihsan . . . . ( teriak tentara Indonesia ) , bangun Ihsan, jangan tinggalkan kami. ( Mereka spontan memanggil nama Ihsan )

Sebenarnya tentara Belanda tidak ingin menembak, tetapi pengawal yang terlalu emosi singgah Ihsan tertembak, pengawal itu pun dimarahi sendiri oleh komandannya.

Rahman               :              Kenapa kamu tembak dia ( kemarahan Rahman kepada Pengawalnya RT )

Rahmatullah                       :               Saya emosi melihat dia Pak ( Terjadi pertengkaran antara Rahman dan Rahmattullah )

Ihsan sudah dibawah ke tempat yang aman, tentara Indonesia pun sangat marah dan akan membunuh tentara Belanda. Tentara Indonesia mendatangi tentara Belanda yang sementara bertengkar dengan rekannya sendiri.

Asriadi                  :               Tentara Keparat ( dengan teriakan yang keras )

Mulk                      :               Serbu Tentara Belanda, Tembak dia …..

Rahman dan Rahmatullah pun beraksi dan melawan  Tentara Indonesia. Akhirnya terjadilah peperangan antara Tentara Indonesia vs Tentara Belanda.
Akhir Cerita Tentara Belanda tertembak dan mati ditempat. Mereka tidak bisa menahan kekuatan Tentara Indonesia. Rahman dan Rahmatullah terbaring dan hidupnya berakhir dlm peperangan Indonesia). Asriadi dan Mulk berpelukan lalu teriak MERDEKA  . . . MERDEKA . . . MERDEKA . . .

THE END
Kritik dan Saran melalui :
FB :
ASRIADI CLIMBERS
MULK TWI
RAHMATULLAH NAG KOMPLEN